Hubungan Konsep Diri dengan Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru dalam Menjalani Pengobatan

Authors

  • Devita Permatasari STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo, Indonesia
  • Grido Handoko
  • Rizka Yunita
  • Muhammad Alfarizi

DOI:

https://doi.org/10.32922/jkp.v12i1.764

Keywords:

Konsep Diri, Kepatuhan, TB Paru, Pengobatan.

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis paru menjadi masalah kesehatan global dan beban negara. Pengobatan yang lama dan perubahan tubuh akibat manifestasi klinis TB paru sering mengakibatkan gangguan konsep diri pada pasien. 

Tujuan: Mengetahui hubungan konsep diri dengan kepatuhan pasien TB paru dalam menjalani pengobatan.

Metode: Desain penelitian menggunakan korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 43 pasien TB paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Analisis menggunakan SPSS versi 24 dengan uji Spearman's rho.

Hasil: Sebagian besar responden memiliki konsep diri kategori baik sebanyak 33 responden (76,7%), dan tingkat kepatuhan kategori patuh sebanyak 32 responden (74,4%). Selain itu nilai signifikansi diperoleh 0,000<0,05 yang artinya terdapat hubungan hubungan konsep diri dengan kepatuhan pasien TB paru dalam menjalani pengobatan.

Kesimpulan: Konsep diri pasien TB paru mempengaruhi cara pandang tentang kesehatan diri yang dapat mempengaruhi rejimen pengobatan dan kepatuhan. Perawat komunitas diharapkan dapat memberikan intervensi untuk meningkatkan konsep diri dan meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru.

Downloads

Published

2024-06-30

Citation Check