Cold Compress untuk Penurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan Fraktur

Authors

  • Khairunnisa Batubara Akper Gita Matura Abadi Kisaran, Indonesia
  • Romauli Ervanny Goria Siallagan Akper Columbia Asia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32922/jkp.v13i2.1172

Keywords:

Kompres Dingin, Mengurangi Keparahan Nyeri, Patah Tulang

Abstract

Latar belakang: Fraktur dapat mengancam integritas seseorang, yang biasanya merupakan kelainan tulang akibat benturan keras, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pasien fraktur yang datang ke unit gawat darurat sering mengalami nyeri. Salah satu metode nonfarmakologis untuk meredakan nyeri adalah penggunaan kompres dingin.

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah pemberian kompres dingin pada pasien fraktur di IGD dapat mengurangi tingkat ketidaknyamanan mereka.

Metode: Sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan, 18 dari 34 pasien fraktur yang datang ke unit gawat darurat pada bulan Januari dan Februari 2025 dipilih secara konsekutif menggunakan kuasi-eksperimen dengan pendekatan desain pra-tes-pasca-tes satu kelompok. Uji Wilcoxon, yang berguna untuk membandingkan dua kelompok data berpasangan, digunakan dalam analisis data.

Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden (66,7%) melaporkan ketidaknyamanan sedang, tetapi setelah intervensi, persentase ini turun tajam menjadi 16,7%. Setelah kompres dingin, terdapat penurunan ketidaknyamanan yang signifikan, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai p uji Wilcoxon sebesar 0,000.

Kesimpulan: Dengan nilai p <0,05, kompres dingin secara statistik berhasil menurunkan nyeri pada pasien IGD dengan fraktur. Penelitian lebih lanjut perlu mencakup aspek psikologis, tingkat aktivitas fisik, atau pola makan pasien.

References

1. Healthy Seventina Sirait. Pengaruh Kompres Dingin Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Fraktur Femur Di RSU Gunung Jati Cirebon Tahun 2018. Syntax Idea [Internet]. 2019;1(1):13–24. Available from: https://jurnal.syntax-idea.co.id/index.php/syntax-idea/article/view/3

2. Platini, Hesti dkk. Karakteristik Pasien Fraktur Ekstremitas Bawah. Penelit JKA Bandung [Internet]. 2020;7(1):49–53. Available from: https://journal.unisa-bandung.ac.id/index.php/jka/article/view/166/111

3. World Health Organization. World Health Statistic. In World Health Organization. 2020.

4. Nur Hidayat, Abdul Malik, A., & Nugraha Y. Pendampingan Asuhan Keperawatan Medikal Bedah pada Pasien dengan Gangguan Sistem Muskuloskeletal (Fraktur Femur) di Ruang Anggrek RSUD Kota Banjar. Kolaborasi J Pengabdi Masyarakat,. 2022;2(1):52–87.

5. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan [Internet]. 2018. Available from: http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_20%0A18/Hasil Riskesdas 2018.pdf

6. Radityaningrat, A., & Ridia K. Tatalaksana fiksasi terbuka dengan Plat vs Arm Sling pada fraktur midshaft klavikula: Tinjauan pustaka sistematis. Intisari Sains Medis,. 2022;13:327–331.

7. Hardianto, T., Ayubbana, S., & Inayati A. Penerapan Kompres Dingin Terhadap Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi Fraktur. J Cendikia Muda. 2021;2(3).

8. Pratiwi, A., Susanti, E. T., & Astuti WT. Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Skala Nyeri pada Sdr. D Dengan Pasca Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Bhakti, J Keperawatan Karya. 2020;6(1).

9. Fajriningtyas, M., Sugiyarto, & Lestari S. Pengaruh Kombinasi Terapi Relaksasi Nafas Dalam dan Kompres Dingin Dengan Cold Pack Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Close Fraktur Ekstremitas Atas. J Perawat Indones [Internet]. 2023;7(1):1322–9. Available from: https://www.journal.ppnijateng.org/index.php/jpi/article/view/767

10. SIKI. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan. Edisi 1. [Internet]. DPP PPNI. Perpustakaan Kementerian Kesehatan.; 2018. Available from: https://perpustakaan.kemkes.go.id/inlislite3/opac/detail-opac?id=13104

11. Mediarti, D., Rosnani & Seprianti, S.M. Pengaruh Pemberian Kompres Dingin Terhadap Nyeri pada Pasien Fraktur Ekstremitas Tertutup di IGD RSMH Palembang Tahun 2012. J Kedokt dan Kesehat. 2015;

12. Anugerah, A. P., Purwandari, R., & Hakam M. Pengaruh Terapi Kompres Dingin Terhadap Nyeri Post Operasi ORIF (Open Reduction Internal Fixation) pada Pasien Fraktur di RSD Dr. H. Koesnadi Bondowoso (The Effect of Cold Compress Therapy toward Post Operative Pain in Patients ORIF Fracture in RSD Dr. H. Pustaka Kesehatan,. 2017;5(2):247–252.

13. Anggraini, O., & Fadila RA. Pengaruh Pemberian Kompres Dingin Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur di RS Siloam Sriwijaya Palembang Tahun 2020. J Kesehat dan Pembangunan,. 2021;11(21):72–80.

14. Lubis, C. A., & Tanjung D. The Effect Of Cold Compress On Pain Intensity In Fractured Patients. J Keperawatan Soedirman,. 2021;16(2).

15. Malorung, A., Inayati, A., & Sari SA. Penerapan Kompres Dingin Untuk Mengurangi Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur di RSUD Jenderal. Ahmad Yani Metro. J Cendikia Muda,. 2021;2(2):Article 2.

16. Cho W, Shin WC, Kim H, Chung WS, Song MY, Youn Y CJ. Acupuncture for Post-Operative Pain Relief and Functional Improvement in Tibial Fracture: A Systematic Review and Meta-Analysis. Healthc. 2025;13(22):2883.

17. Kataoka H, Hirase T, Goto K, Nomoto Y, Kondo Y, Nakagawa K, Yamashita J, Morita K, Honda Y, Sakamoto J OM. Effects of a Rehabilitation Program Combined with Pain Management That Targets Pain Perception and Activity Avoidance in Older Patients with Acute Vertebral Compression Fracture: a Randomised Controlled Trial. Pain Res Manag. 2023;

18. Febryandy, V., Gayatri, D., Natashia, D., Jumaiyah, W., & Yuniarsih W. Early Mobilization with Digital-Based Isometric Exercise Intervention: Impact on Pain and Muscle Strength Post-ORIF Upper Extremity. J Ners,. 2025;9(3):4837–45.

19. Thomas Erwin Christian Junus Huwae, Sananta P, Putra MS, Ridwan M, Anggraini VP, Santoso ARB, et al. The Effect of Rehabilitation Intervention on Pain, Strength, Range of Motion, Hand Function and Quality of Life Patients with Upper Extremity Fracture - A Systematic Review. J Evol Med Dent Sci. 2022;11(12):904–9.

20. Nurhayati, Suryani dan S. Pengaruh Pemberian Kompres Dingin terhadap Nyeri pada Pasien Fraktur. J Kedokt dan Kesehatan,. 2015;2(3):253–260.

21. Rivai, R., dan Sondakh JJ. Perbandingan Pemberian Kompres Dingin dan Hangat terhadap Tingkat Nyeri pada Pasien Fraktur Ekstremitas Tertutup. J Community Emergency,. 2019;7.

22. Umi Indrawati, R. Okta Firdaus dan IR. Pengaruh Kompres Dingin terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi Fraktur. Insa Cendekia,. 2023;10(3):243–251.

23. Afandi, H., & Rejeki S. Metode Pemberian Cold Pack Untuk Menurunkan Tingkat Nyeri Pada Pasien Fraktur. Ners Muda [Internet]. 2022; Available from: https://doi.org/10.26714/nm.v3i3.9405

24. Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., & Cheever KH. Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. 14th Edition. Lippincott Williams & Wilkins. 2020.

Downloads

Published

2025-12-31

Citation Check