Analisis Efek Konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus

Authors

  • Nurhayat Nurhayat Universitas Kader Bangsa
  • Yuliar Yuliar Universitas Kader Bangsa
  • Mauritz Pandapotan Marpaung Universitas Kader Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32922/jkp.v8i1.115

Keywords:

Daun senggani, diameter zona hambat, Staphylococcus aureus

Abstract

Latar belakang: Tanaman Senggani mempunyai banyak potensi sebagai pengobatan seperti antipiretik, analgesik, diuretik, dan antibakteri. Tujuan:untuk menganalisis efek konsentrasi ekstrak etanol daun senggani sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Metode: Daun senggani diekstraksi dengan perendaman dalam etanol 96%. Diameter zona hambat bakteri diukur dengan menggunakan metode difusi agar melalui lima perlakuan yaitu kontrol positif (kloramfenikol), kontrol negatif (NaCMC), dan ekstrak daun senggani konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%.Data yang dihasilkan dianalisis dengan metode statistik Kruskal-Wallis dan uji lanjut post hoc Mann Whitney. Hasil: Rata-rata diameter zona hambat pertumbuhan bakteri yang dihasilkan pada ekstrak 20% sebesar 12,5±1,00 mm; ekstrak 40% sebesar 14,75±0,96 mm; ekstrak 60% sebesar 17±0,82 mm; dan ekstrak 80% sebesar 19,5±1,00 mm.Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan ada pengaruh antara rata-rata diameter zona hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan kelompok larutan uji (p<0,000). Pada uji post hoc Mann Whitney terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok larutan uji (p<0,05). Kesimpulan: semakin besar konsentrasi ekstrak daun senggani maka diameter zona hambat pada pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus semakin besar.

Author Biography

Mauritz Pandapotan Marpaung, Universitas Kader Bangsa

Fakultas Farmasi

Downloads

Additional Files

Published

2020-07-03

Citation Check