Pengaruh Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal terhadap Kejadian Kanker Payudara di Fasillitas Pelayanan Kesehatan

Authors

  • Endriyani Martina Yunus Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Indonesia, Indonesia
  • Nilam Permatasari Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Indonesia, Indonesia
  • Eka Safitri Yanti Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32922/jkp.v9i2.350

Keywords:

Hormonal, Kanker, Payudara

Abstract

Latar belakang: Pajanan estrogen dapat disebabkan oleh penggunaan kontrasepsi pil yang mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan alat kontrasepsi hormonal terhadap kejadian kanker Payudara di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kota Pangkalpinang tahun 2020.

Metode:  Jenis penelitian kuantitatif dengan desain study case control, perbandingan kasus:kontrol 1:2 (15:30). Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling.

Hasil: Hasil penelitian ini diketahui terdapat 28 responden (62,2%) ibu  dengan umur beresiko (<20->35 tahun), 5 responden (11,1%) yang tidak pernah melahirkan & melahirkan di usia >30 tahun), 42 responden (93,3%) yang Beresiko (menggunakan alkon, Hormonal), 39 responden (86,7%) yang menggunakan alat kontrasepsi lebih dari 4 tahun, 12 responden (26,7%) yang memiliki riwayat genetik kanker payudara.dan 15 responden (33,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur, usia pertama kali melahirkan, jenis alat kontrasepsi dan genetik. Variable yang paling dominan terhadap kejadian kanker payudara adalah genetic.

Kesimpulan: Untuk itu perlu perlu diberikan informasi kesehatan bahwa faktor genetik secara signifikan berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara, untuk itu diperlukan pola hidup sehat.

Downloads

Additional Files

Published

2021-12-31

Citation Check