Hubungan Emotional Intelligence dengan Kesiapsiagaan Gempa Bumi pada Relawan FPRB Jambidan Bantul
DOI:
https://doi.org/10.32922/jkp.v14i1.1365Keywords:
Emotional Intelligence, Kesiapsiagaan, Gempa Bumi, Relawan FPRBAbstract
Latar belakang: Indonesia berada di jalur Cincin Api Pasifik yang menyebabkan 90% gempa bumi di dunia dengan Kabupaten Bantul sebagai salah satu wilayah berisiko tinggi. Dampak gempa tidak hanya fisik, tetapi juga psikososial sehingga relawan FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) sebagai garda terdepan tidak cukup hanya memiliki keterampilan teknis, melainkan juga kemampuan mengelola emosi. Emotional intelligence menjadi fondasi penting ketahanan emosional relawan, namun penelitian mengenai hubungannya dengan kesiapsiagaan bencana di Indonesia masih terbatas.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara emotional intelligence dengan kesiapsiagaan gempa bumi pada relawan FPRB Jambidan Bantul.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional cross-sectional dengan total sampling berjumlah 35. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Emotional intelligence Scale sejumlah 25 item dan kuesioner kesiapsiagaan berjumlah 50 item, dianalisis menggunakan uji Spearman’s Rho.
Hasil: Sebagian besar relawan memiliki emotional intelligence kategori tinggi (94,3%) dan kesiapsiagaan kategori sangat siap (88,6%). Terhadap hubungan positif signifikan antara keduanya dengan p-value < 0,001 dan koefisien korelasi 0,662.
Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang kuat antara emotional intelligence dengan kesiapsiagaan gempa bumi. Semakin tinggi emotional intelligence maka semakin tinggi kesiapsiagaan relawan.
References
1. Jagat Saputra R, Wulandari W. Mitigasi Bencana Gempa Bumi Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Guna Mengurangi Risiko Bencana Akibat Sesar Lembang Di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. J Prax Idealis [Internet]. 2025;2(1):1–11. Available from: https://doi.org/10.36859/jp.v2i1.3215
2. Maharani YN, Rizkianto Y, Bencana MM, Lingkungan T, Mineral FT, Gologi T, et al. Analisis Kerentanan Terhadap Bahaya Gempabumi Dan Tsunami. 2023;7(2):23–32.
3. Yusnaini R, Uzakia D. Penanganan Gangguan Psikologi Bagi Anak Korban Gempa Bumi. Galen J Kedokt dan Kesehat Mhs Malikussaleh. 2024;1(1):71.
4. Alisabana ST. Hubungan empati dengan resiliensi relawan tim tanggap darurat bencana Palang Merah Indonesia Kabupaten Malang. J Psikol Tabularasa. 2022;17(1):11–25.
5. Daskal S, Ben-Eliyahu A, Levy G, Ben-Haim Y, Avny R. Earthquake Vulnerability Reduction by Building a Robust Social-Emotional Preparedness Program. Vol. 14, Sustainability. 2022. p. 5763.
6. Daniel Goleman. Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bantam Books, New York; 2020.
7. Bandura A. Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Adv Behav Res Ther. 1978;1(4):139–61.
8. Kuday, A. D., & Erdoğan Ö. Relationship between emotional intelligence and disaster response self-efficacy: A comparative study in nurses. Int Emerg Nurs. 2023;70, 101319.
9. Suli FE, Razak A, Nur M, Nurdin H. Hubungan Kecerdasan Emosional dan Perilaku Prososial pada Relawan Covid-19 di Makassar. 2023;2(3).
10. Uswatun Hasanah Kartika Sari, Iwan Purnawan AIH. Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Resiliensi Pada Wanita Pasca Bencana Banjir. Dunia Keperawatan J Keperawatan dan Kesehat. 2022;9(3):342.
11. Rakhman FR, Prihantoro E. Komunikasi Bencana Palang Merah Indonesia melalui Siaga Bencana Berbasis Masyarakat dalam Menanggulangi COVID-19. J Ilmu Komun. 2021;19(2):235.
12. Parlina, Imerilda, Johan Danu Prasetya, Tedy Agung Cahyadi YNM. Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi di Sekolah: Model, Praktik, dan Tantangan dalam Membangun Sistem Pendidikan yang Tangguh. J Basicedu [Internet]. 2021;5(5):1525–31. Available from: https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971
13. Nopianto, Utami N, Fitria E. Determinant of Disaster Preparedness in Students. J Kesehat. 2024;17(1):2024.
14. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta CV. 2023. 1–9 p.
15. Mercader-Rubio I, Gutiérrez Ángel N, Oropesa Ruiz NF, Sánchez-López P. Emotional Intelligence, Interpersonal Relationships and the Role of Gender in Student Athletes. Int J Environ Res Public Health. 2022 Jul;19(15).
16. Amini F, Hidarnia A, Ghofranipour F, Motlagh ME. Examining the effectiveness of a training program on improving knowledge, functional skills, and attitude in natural disaster volunteers. Front Public Heal. 2024;12(April).
17. Andrew F, Teslim B. Self-Regulation and Emotional Well-Being: Understanding the Role of Self-Control in Psychological Health. 2025 Apr 25;
18. Fadlilah RNPHSIT. Kesiapan Satgas Desa Tangguh Bencana Dalam Menghadapi Bencana DiKecamatan Tanjungkerta. Geosfera J Penelit Geogr. 2025;4(2):325–32.
19. Aragundi-Moncada JG, Bueno-Fernández MM, Espinoza-Solís E, Guillén-Rodríguez AP, Sabando García ÁR, Lamus de Rodríguez TM, et al. The relationship between age and emotional intelligence in postgraduate students. Front Educ. 2025;10(July):1–11.
20. Zuanny IP, Nova V, Karjuniwati K, Naila R. Kesiapsiagaan Bencana pada Mahasiswa di Organisasi Kemahasiswaan melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid). Gadjah Mada J Prof Psychol. 2024;10(2):134.
21. Alkorashy HA, Basheer AF, Mohamed HF. The Moderating Role of Emotional intelligence on the Relationship Between Nurses’ Preparedness to Care for COVID-19 Patients and Their Quality of Work Life. Behav Sci (Basel). 2024;14(12):1–15.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Chindy Novita, Astika Nur Rohmah, Istiqomah Rosidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.