Faktor Determinan Perilaku Merokok Civitas Akademika Universitas “X” Jakarta dalam Implementasi Peraturan Daerah Tentang Kawasan Tanpa Rokok

Ria Maria Theresa, Sri Rahayu Ningsih

Abstract


Indonesia menempati urutan ketiga konsumsi tembakau di dunia setelah China dan India. Merokok merupakan jenis konsumsi tembakau, tahun 2018 jumlah perokok umur diatas 10 tahun mencapai 28.9 %. DKI Jakarta merupakan provinsi di Indonesia yang kabupaten kotanya sudah menerapkan aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Global Youth Tobacco Survey di Indonesia tahun 2014 menujukkan 69 persen siswa melihat orang merokok di sekolah atau fasilitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor determinan perilaku perokok civitas akademika universitas “X” Jakarta dalam implementasi peraturan daerah tentang KTR. Pengambilan data dilakukan dengan desain potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh civitas akademikan Universitas “X” Jakarta tahun 2019 sebanyak 277 responden. Regresi logistik digunakan untuk menganalisis faktor determinan perilaku merokok. Faktor determinan perilaku merokok adalah jenis kelamin, dengan OR = 10.52 (95% CI 4.33 – 25.57) risiko laki-laki merokok 10 kali lebih besar dibandingkan dengan perempuan setelah dikontrol dengan variabel fakultas, pengetahuan tentang sanksi dan konseling.

Keywords


Perilaku Merokok ; Kawasan Tanpa Rokok ; Universitas

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32922/jkp.v8i1.101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang | Komplek Perkantoran dan Pemukiman Terpadu Pemprov. Bangka Belitung Jalan Telaga Biru I Desa Padang Baru - Bangka Tengah